Desa natal
Madina- Dewasa ini ilmu mengurus jenazah menjadi salah satu hal yang sering terabaikan, Padahal ilmu tersebut sangat penting untuk diketahui oleh seorang muslim tatkala ada yang meninggal dunia. Pengurusan jenazah tidaklah sederhana, melainkan cukup kompleks yang meliputi proses memandikan, mengafani, menshalati, mengantarkan, hingga menguburkannya. Sayangnya tak banyak orang yang mengetahuinya.

Oleh karena itu, Pemerintah Desa Pasar VI Kecamatan Natal, Endri chaniago (kades) Menganggarkan Dana Desa yang ditampung di APBDes tahun 2021, menggagas sekaligus melaksanakan pelatihan Pengurusan jenazah di gedung MDA Darul Rahman Desa Pasar VI Kecamatan Natal, Minggu (5/12/2021).

Dalam pelaksanaan pelatihan Bilal Jenazah turut hadir Camat Natal (Saipuddin) beserta Staf Kecamatan Natal (Amran), Kepala KUA Kecamatan Natal (Mangku Alia S.HI), Narasumber, Pendamping Desa kecamatan (Anita), Kades Desa Pasar VI beserta perangkat desanya dan sebanyak 30 orang peserta pelatihan bilal jenazah Desa Pasar VI kecamatan Natal.

Dalam sambutannya, Menurut Kepala KUA Kecamatan Natal Mangku Aulia, S.HI, Bimbingan teknik pengurusan jenazah ini menjadi salah satu even penting yang diprogramkan oleh Penyuluh Agama Islam non PNS bekerja sama dengan pihak terkait di wilayah Kecamatan Natal baik Pemerintah Desa, PKK maupun Majelis Taklim.

Mangku Aulia menuturkan pada kegiatan ini para peserta akan dibimbing bagaimana cara mengurus jenazah sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW, mulai dari mendampingi orang sakit, memandikan jenazah, praktek mengkafani dan tata cara mensholatkan jenazah.

Lebih lanjut Kepala KUA Kecamatan Natal, menjelaskan bahwa pelatihan ini bersifat aplikafif karena setelah teori langsung dilanjutkan praktek bagaimana mengurus jenazah dengan alat peraga yang telah disiapkan.

Sementara itu Kepala Desa Pasar VI dalam sambutannya mengatakan, Pelatihan ini dirasa penting menurut kepala Desa Endri Chaniago, karena di masa sekarang ini banyak masyarakat yang tidak mengetahui bagaimana cara mengurusi jenazah orang yang sudah meninggal. Mungkin hal ini tidak akan jadi masalah jika di saat itu terdapat orang yang mengetahui bagaimana caranya mengurusi jenazah. Namun masyarakat akan kesulitan ketika orang yang tahu cara mengurus jenazah tersebut tidak ada ditempat.

Diakhir sambutannya Endri Chaniago (kades) Pasar VI Mengingatkan masyarakat peserta pelatihan agar senantiasa benar – benar mengikutinya sehingga dapat mengeplementasikannya ditengah-tengah masyarakat khususnya di Desa Pasar VI Natal ini, tutupnya. (Hem Surbakti)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini