Jumat, Juni 21, 2024
BerandaPeristiwaPolres Madina Bantu Santri Ponpes Musthafawiyah Purba Baru

Polres Madina Bantu Santri Ponpes Musthafawiyah Purba Baru

Neracanews | Mandailing Natal – Mengingat Intensitas curah hujan yang tinggi, mengguyur kabupaten Mandailing Natal sejak Senin sore sampai malam, sehingga menimbulkan luapan sungai dan arus sungai menjadi dangkal yang tidak menutup kemungkinan bisa memakan korban jiwa.

Seperti halnya di Desa Purba Baru Kecamatan Lembah Sorik Marapi tepatnya sungai Aek Singolot telah memakan korban, yaitu hanyutnya seseorang atas nama Mursadi Kamil (18), yang merupakan santri Pondok Pesantren Mustafawiyah Purba baru Kelas VII (Tujuh), asal Desa Pinang Sebatang Timur Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Provinsi Riau.

Dalam Insiden ini Personil Polres Mandailing Natal dan Polsek Panyabungan turut serta melakukan pencarian di aliran sungai aek singolot, yang dimulai melakukan penyisiran mulai dimana korban terpeleset hingga jatuh ke sungai hingga ke hilir sungai.

Kapolres Mandailing Natal AKBP H.M Reza Chairul. A.S. S.IK., S.H., M.H melalui Kasat Samapta AKP Jonggara Hutajulu, S.Sos, Senin malam sekitar 21.00 Wib (23/01/2023), saat dikonfirmasi membenarkan adanya santri ponpes musthafawiyah yang hanyut di sungai aek singolot desa Purba baru.

“Benar, ada santri pondok pesantren musthafawiyah yang hanyut di sungai Aek Singolot Desa Purba Baru, dimana anak santri ini hendak mau mengambil wudhu dan terpeleset sehingga jatuh dan dibawa arus sungai yang deras”. Ucap AKP Jonggara

Selanjutnya Kasat Samapta AKP Jonggara menerangkan bahwa sampai saat ini Korban An. Mursadi Kamil belum ditemukan, kini personil Polres dan Tim Sar bergabung untuk terus melakukan pencarian.

“sampai saat ini korban hanyut belum ditemukan, meski demikian kita dari Polres Mandailing Natal sudah bergabung dengan Tim Sar, untuk terus melakukan pencarian”. Tutup AKP Jonggara. (Hem Surbakti)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Most Popular

Recent Comments