Cerai

Binjai – Seorang wanita berinisial IB (42) harus menerima kenyataan hidup pahit yang dialaminya, belum resmi Bercerai Diduga suaminya berinisial FHL berprofesi pengacara ini nekat menikah lagi.

Keputusan IB untuk berpisah bukan tanpa alasan. Jika bukan karena suaminya yang keterlaluan, pastilah dirinya masih bertahan.

Status sebagai istri sah sudah tidak dihargai oleh suaminya FHL. Tanpa sepengetahuan IB suaminya nekat nikah siri.

Namun IB tak mau berlarut-larut dalam kesedihan. Meski dirinya sering mendapatkan kekerasan, ia akan berjuang untuk bangkit. Kendati memang harus berpisah dengan suaminya, ia ikhlas daripada harus terjebak rasa sakit hati.

Dihadapan awak media, Minggu (02/10/2022), IB mengungkapkan rasa kesedihannya, pernikahan yang sudah selama 15 Tahun dijalani dengan dikaruniai anak 4 laki laki harus berakhir dengan pahit.

Ia digugat oleh suaminya di pengadilan agama karena perselingkuhan, namun kenyataan yang ada justru sebaliknya, suaminya yang kedapatan telah nikah siri dengan wanita lain.

Masih diterangkannya, ia pergi dari rumah sejak tanggal 20 Desember 2021 lalu.

” Awalnya aku dan anak – anak dari rumah Lyzzia Garden Medan ke desa Kasikan bang di daerah Pekanbaru, karena orang tuaku(mama) dan abang kandung tinggal disana, jadi mereka minta aku dan anak – anak kesana aja biar aman karena kalau di Binjai ntar aku berubah pikiran lagi dan balikan lagi, dan anak – anak jadi korban pemukulan oleh suami saya bang” katanya.

Bahkan, lanjutnya tak selang beberapa lama, suami saya sempat mendatangi saya ke Pekanbaru dan menjatuhkan talak 3 di hadapan orang tua saya dan keluarga saya dan mengucapkan “kamu yang membawa anak anak keluar dari rumah jadi kamu yang bertanggung jawab untuk anak anak,” jelasnya.

Padahal saya pergi dari rumah karena takut, saya dengan bersama anak sering mendapatkan kekerasan dari suami saya bang, dan saya pun sempat melaporkan suami saya ke Komnas perlindungan anak dan perempuan.

“Saya pernah melaporkan suami saya ke Komnas perlindungan anak dan perempuan bang, sebab suami saya tuh ringan tangan orangnya, anak saya aja pernah dipukul hingga luka luka, siapa yang tahan menghadapinya bang,” ucapnya.

Selanjutnya, demikian dirinya bersama anaknya pergi ke rumah orangtuanya yang juga berada di kota Binjai pada awal Januari 2022.

Selama hampir setahun diungkapkan nya, ia bersama anaknya tidak pernah dinafkahi oleh suaminya.

” Saya dengan anak saya tidak pernah dinafkahi suami saya bang, saya sangat sedih, sementara saya tidak bekerja, darimana biaya untuk kehidupan anak saya bang, seharusnya dia berfikir bukan untuk menikah lagi,” terangnya.

Terkait hal itu, IB akan mendatangi kembali kantor Komnas perlindungan anak dan perempuan untuk menindak lanjuti kasus kekerasan terhadap dirinya dan anaknya.

“Saya akan kembali mendatangi kantor Komnas perlindungan anak dan perempuan untuk menindak lanjuti laporan saya kemarin, dan harapan saya agar kasus ini secepatnya diproses sesuai Hukum yang berlaku.” Pungkasnya.

Sementara itu, tim awak media bersama IBU mendatangi ke rumah suaminya yang berada di jalan Bakti Komplek Lyzia Garden II Kelurahan Tj Gusta, Kecamatan Medan Helvetia dengan didampingi oleh Kepling LK VI.

Disitu, terlihat ada mobil parkir berwarna putih yang diduga milik istri siri FHL dan pada saat itu, awak media dilarang untuk masuk kedalam rumah hanya IB dan Kepling yang diperbolehkan untuk masuk.

Kepala Lingkungan (Kepling) Lk VI Darmansyah saat dikonfirmasi mengatakan, sebelumnya suaminya pernah cerita bahwasan istrinya pergi dari rumah, dan akan gugat ke pengadilan, dan suaminya sempat bertanya dirinya akan mau menikah lagi.

” Tadi saya sudah ngobrol sama suaminya, dia mengaku sudah nikah siri, dan katanya istrinya pernah berselingkuh dengan seorang security, setelah saya tanyakan dengan istrinya, dia mengatakan tidak ada, itu fitnah dan salah paham, bahkan suaminya pernah memukul oknum security tersebut dan dilaporkan ke polisi namun sudah damai,” ucap Darmansyah

Terkait istri siri dari FHL yang tinggal di rumahnya, Darmansyah selaku Kepling dengan tegas mengatakan, mereka belum ada melapor kepada saya dan secara agama mereka sah menikah namun secara negara mereka belum terdaftar,” terangnya.

Turnip