Senin, Mei 27, 2024
BerandaBreaking NewsAnaknya (Korban Penganiayaan) di Jadikan Tersangka Oleh Polsek Percut Seituan, Seorang Ibu...

Anaknya (Korban Penganiayaan) di Jadikan Tersangka Oleh Polsek Percut Seituan, Seorang Ibu Minta Kapolda Sumut Tunjukkan Keadilan Untuk Orang Miskin

Neracanews Polsek Percut Seituan di duga kembali tersangkakan korban penganiayaan di Lau Dendang Sumatera Utara.

Pasalnya, Wildan Tanjung yang awalnya menjadi korban penganiayaan oleh pelaku berinisial V namun menjadi tersangka karna pelaku lebih awal membuat pengaduan di Polsek Percut Seituan.

Menurut Dewi Boru Nasution yang merupakan ibu dari Wildan Tanjung, kejadian bermula ketika keluarga Dewi ingin pindah dari rumah kontrakan milik orang tua V.

” Waktu itu bang si V ini datang ke rumah kami, trus karna anakku si wildan ini kenal, di suruhnya lah si V ini masuk dulu, jangan teriak teriak di luar”, ucapnya

Sambung Dewi, ” Tapi dia gak mau masuk bang, trus dia bilang kalau bahwa kami harus pindah hari itu juga, trus di jawab si wildan sabar lah bang”, sambungnya.

Tiba tiba anakku si wildan langsung di pukul sama si V ini 2x, ada pun hasil visumnya bang, ungkap ibu korban yang di jadikan tersangka oleh Polsek Percut Seituan.

Masih kata Dewi, ” Habis si wildan di pukul si V, datang lah abang si wildan ( Hakim )ke pintu, trus si Ahkim bilang ada apa kok main pukul aja, tiba tiba si Hakim ini pun di pukul bibirnya sama si V sampai berdarah darah, si V ini langsung lari”, jelasnya

Nah si Wildan lari ambil parang di dapur, tapi langsung di halangi si Hakim, di suruh taruh lagi, baru lah mereka kejar si V ini kerumahnya, lanjutnya.

Tapi gak jumpa anak anak ku itu sama si pelaku ini bang, sama sama lah kami pulang ke rumah kami, ucap Dewi.

Besok paginya ku bawa anakku buat laporan di Polsek Percut, tapi di tolak karna ternyata si pelaku V ini sudah buat laporan duluan, katanya kepalanya di bacok pakai parang, mobilnya yang di bawa ke rumah kami pas datang pertama katanya rusak dan dompetnya hilang dalam mobil, tutur Dewi.

Eh pas kami buat laporan di Polrestabes, bisa pula anak ku tiba tiba di tangkap sama anggota Polsek Percut Seituan, sambungnya sambil menangis.

Harusnya Polisi kan kasih keadilan bang, kita pikir lah kalau kena bacok kepala si pelaku V ini, pasti lah tulangnya juga retak, ini seperti luka sayatan, ntah pun di sayatnya kepala nya trus buat laporan, kesalnya.

Saya mohon bapak Kapolrestabes Medan dan Kapolda Sumatera Utara, kasihlah keadilan untuk kami yang miskin ini, jangan karna kami gak punya uang, kami yang korban tapi anak kami di jadikan tersangka sama Polsek Percut Seituan.

Di lain sisi saat awak media mencoba konfirmasi kepada Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan Iptu Japri Simamora via whatsapp.

” Abang tengoklah si V ini luka di kepalanya, biar abang tau kira kira siapa yang salah”, ucap Iptu Japri.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Most Popular

Recent Comments